Menjemput Rezeki

Senin, April 2nd, 2012

Setiap makhluk pasti diberi rizki oleh Allah SWT. Binatang saja yang tak diberi akal mampu makan dan memberi makan kepada anak-anaknya. Karena itu, setiap orang yang berusaha tentu akan selalu diberi rezeki oleh Tuhannya. Soal besar kecilnya rizki yang diberikan, itu hak prerogratif Allah. Kita hanya diwajibkan untuk berusaha dan semua itu harus dilakukan dengan cara yang halal dan diridhoi Allah agar pada akhirnya akan mendapat keberkahan.

Pilihan apapun untuk mendapatkan rezeki adalah sah-sah saja. Hal itu disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan kita pula. Biarpun Allah sudah menetapkan rezeki bagi kita, tetapi ikhtiar yang dilakukan oleh kita pun mesti optimal. Kita tidak bisa menunggu rezeki itu jatuh dari langit, sebab tidak akan ada asap kalau tidak ada api, dan tidak mungkin akan rezeki yang bisa kita dapatkan selama kita sendiri tidak berikhtiar. Allah sangat tidak suka dengan orang yang ingin rezeki tetapi tidak mau berusaha. Bisa jadi orang tersebut sombong dan tidak mau bersyukur sebab bersyukur atas nikmat Allah sendiri adalah dengan cara bekerja pula menjemput rezeki, yang tentunya dalam bidang apa saja.

Rezeki tidak akan datang sendiri. Karena itu bukalah mata hati kita untuk bisa melakukan apa saja untuk mendapatkan rezeki, yang penting halal. Bisakah kita melakukannya? Tentu saja bisa karena orang yang lahir ke dunia ini tentu diberi akal. Akal itulah yang harus dimanfaatkan untuk bisa berjuang agar mendapatkan rezeki untuk memenuhi kebutuhan kita. Jangan menganggap bahwa kehidupan itu adalah sim salabim, yang dalam waktu sekejap bisa berubah segalanya.

Menjemput rezeki dari Allah harus dipahami sebagai bagian dari perjuangan setiap insan manusia untuk mewujudkan segala mimpi-mimpinya. Di sinilah kita akan mengetahui tentang kebesaran Allah. Allahlah Sang Maha Pemberi Rezeki. Tidak mungkin segala sesuatu itu datang tiba-tiba tanpa ada sebab yang membuatnya seperti itu.

Yakinlah, Allah memang telah menebarkan rezeki bagi umat-Nya. Tetapi semua itu bisa didapatkan tatkala ada usaha yang dijalani alias ikhtiar. Jangan menganggap segalanya sulit selama itu belum dicoba, sebab yang seringkali membuat sulit bukan keadaan melainkan pandangan kita kepada segala sesuatu itu sulit, sehingga kerap yang didapatkan adalah kesulitan. Sekali lagi, menjemput rezeki dari Allah adalah ibadah. Karena itu lakukanlah secara baik karena selain berpahala juga mendapatkan pahala dari Allah SWT.***

sumber : http://www.promagmulia.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: