Archive for the ‘BERITA’ Category

Panas Terik di Jakarta Masih Terasa Sampai 27 Maret

Minggu, Maret 25th, 2012

Jakarta Panas terik yang dialami warga DKI Jakarta dan sekitarnya berlangsung selama 6 hari. Cuaca panas seperti ini akan terasa sejak Kamis 22 Maret hingga Selasa 27 Maret.

“Panasnya itu sejak Kamis (22/3). Kemudian ada peluangnya 1-3 hari ke depan sampai Selasa (27/3),” kata Kepala Sub Bidang Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Hari Tirto, saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/3/2012).

Hari mengatakan cuaca panas hingga mencapai 35 derajat Celcius ini memang biasa terjadi setiap tahun, sesuai peredaran matahari. Tepat di tanggal 22-23 Maret, matahari berada sejajar dengan khatulistiwa. Namun setelah tanggal 27 Maret, BMKG belum bisa memperkirakan. Karena perkiraan cuaca baru bisa diprediksi pada 1-3 hari sebelum hari H.

“Matahari seiring waktu menuju utara khatulistiwa tepat di tanggal 22-23 Maret, sejajar khatulistiwa. Makanya Indonesia mendapatkan radiasi matahari yang optimum,” jelasnya.

Selama setahun, panas terik seperti ini juga akan terasa di tanggal 22-23 September. Karena matahari juga akan berada sejajar dengan khatulistiwa.

“Tanggal 22-23 September panas lagi seperti ini. Sesuai peredaran matahari,” ungkapnya.

sumber detik.com

Iklan

Subsidi Dicabut, SBY Untung Rakyat Buntung

Sabtu, Maret 24th, 2012

TRIBUNNEWS.COM – Anggota Komisi IX DPR-RI, Rieke Dyah Pitaloka mengingatkan 13 hari lagi adalah keputusan kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY, kenaikan tersebut adalah untuk menyelamatkan APBN supaya tidak jebol.
“Saya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia agar menolak kenaikan BBM, tolak BLT karena itu adalah muslihat agar subsidi dicabut, akibatnya SBY untung rakyat buntung!” tegas politisi PDIP ini

Ditambahkannya, Ada data yang tidak pernah SBY sampaikan kepada rakyat, hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak mengurangi subsidi dan tidak menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak jebol.

Rieke memaparkan data yang beliau kompilasi dari berbagai sumber, terutama dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib, sebagai berikut:
– Indonesia menghasilkan 930.000 barel per hari
– 1 barel = 159 liter
– Harga Minyak Mentah = 105 USD per barel
– Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) = 10 USD per barel = (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter
– Biaya LRT untuk 63 miliar Liter = 63 miliar x Rp.566,- = Rp. 35,658 triliun
– Lifting = 930.000 barel per hari, atau
= 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun
– Hak Indonesia adalah 70 persen maka = 237,615 juta barel per tahun
– Konsumsi BBM di Indonesia = 63 miliar liter per tahun, atau dibagi dengan 159
= 396,226 juta barel per tahun
– Pertamina memperoleh dari Konsumen
= 63 miliar liter x Rp 4500,-
= Rp. 283,5 triliun
– Pertamina membeli dari pemerintah
= 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,- = Rp. 224,546 triliun
– Kekurangan yang harus diimpor
= Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = 158,611 Juta barel
= 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,- = Rp. 149,887 triliun

Menurutnya, setelah dihitung sedemikian rupa melalui data-data yang otentik, Rieke berkesimpulan :
1. Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63 miliar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 triliun
2. Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 triliun
3. Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 triliun
4. Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,- = Rp. 35,658 Trilyun
5. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 triliun
6. Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut “SUBSIDI”
7. Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM kebutuhan di Indonesia
= Rp. 410,091 triliun – Rp. 283,5 triliun
= Rp. 126,591 triliun
8. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah) sebesar Rp. 224,546 triliun.
*Catatan Penting: hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat
9. Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina – kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi)
= Rp. 224,546 triliun – Rp. 126,591 triliun
= Rp. 97,955 triliun

“Artinya, APBN tidak jebol justru saya jadi bertanya, di mana sisa uang keuntungan SBY menjual BBM sebesar Rp. 97,955 triliun, itu baru hitungan 1 tahun. Di mana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya,” ujar politisi yang akrab dipanggil Oneng ini.

Cara Penanganan Gigitan Tomcat

Jumat, Maret 23rd, 2012

Memakai salep Hydrocortisone satu persen, salep Betametasone, antibiotik Neomycin Sulfat tiga kali sehari, atau dengan salep Acyclovir lima persen, adalah cara medis menangani gigitan tomcat.

Nigel Cattlin/Visuals Unlimited/Corbis

Tomcat (Paederus fuscipes) menjadi spesies serangga paling menakutkan untuk warga Surabaya dan Yogyakarta sepanjang akhir Maret 2012. Serangga yang biasa hidup di wilayah mangrove ini ‘menginvasi’ pemukiman manusia hingga menimbulkan korban.

Bahaya tomcat terletak pada racun paederin yang terletak pada cairan tubuhnya. Bila terkena kulit manusia, akan menimbulkan efek seperti mengalami luka bakar dan gatal. Jika memang Anda terkena cairan ini, pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Sutrisno, mengatakan, “Jika kena serangga ini, maka kita harus cuci dengan air sabun agar menetralisir racun.”

Pengobatan tambahan bisa dilakukan. Pilihannya adalah dengan memakai salep Hydrocortisone satu persen, salep Betametasone, antibiotik Neomycin Sulfat tiga kali sehari, atau dengan salep Acyclovir lima persen. “Yang lebih berbahaya adalah jika sampai terjadi infeksi sekunder. Jadi jangan sampai terjadi luka karena kuman akan masuk,” ungkap Hari.

Karena hal tersebut, Hari mengimbau pada korban untuk tidak menggaruk bagian yang memerah walaupun terasa gatal. Selain itu disampaikan pula cara mencegah gigitam tomcat. Yakni dengan menutup semua jendela dan pintu sebelum menyalakan lampu. Sebab, serangga ini tertarik dengan pendaran cahaya lampu.

Ditambahkan Hari, jika serangan ini paling lama akan bertahan satu bulan. Saat ini saja terdapat banyak tomcat, namun dalam waktu beberapa lama, serangga yang menjadi makanan tomcat akan menjadi dewasa sehingga tak bisa lagi dimakan. Saat itu, populasi tomcat akan mulai menurun. Hari juga menegaskan bahwa tomcat tidak perlu dibasmi.

(Sumber: Kompas)